Karena Elon Musk, Harga Bitcoin Terjun

Harga mata uang kripto Bitcoin kembali turun susul komentar CEO perusahaan produsen kendaraan listrik Tesla Inc., Elon Musk. Dikutip dari Bloomberg pada Kamis (13/5/2021), harga Bitcoin sempat turun sampai 15 % dan tinggalkan tingkat US$50.000 pada perdagangan di pasar Asia. Revisi asset kripto ini terjadi susul komentar Musk lewat account Twitter resminya. Musk menyampaikan kekuatirannya pada imbas negatif yang diakibatkan Bitcoin baik dari kegiatan transaksi bisnis atau penambangan (mining) yang memakai bahan bakar fosil.

Dalam ciutannya, Musk menambah Tesla peluang akan terima tipe mata uang kripto yang lain yang memakai kurang dari 1 % dari transaksi bisnis dan penambangan Bitcoin.

Kepercayaan diri pada Bitcoin makin melesat sesudah Mastercard Inc., dan Bank of New York Mellon Corp., dan beberapa perusahaan yang lain memudahkan konsumen setia yang ingin memakai mata uang kripto. Ini memacu kenaikan harga Bitcoin dari US$29.000 sampai ke tingkat paling tingginya dekati US$65.000 pada April kemarin.

Komentar Musk mengagetkan komune mata uang kripto, terhitung Mitra di Castle Investment Manajemen, Nic Sewa. Menurut dia, keputusan Musk termasuk sangatlah aneh dan memusingkan sesudah suportnya pada Bitcoin.

“Semestinya Musk sudah lakukan tes habis (due diligence) saat sebelum terima Bitcoin seutuhnya,” ucapnya diambil dari Bloomberg.

Awalnya, Laporan dari Citigroup Inc., mengatakan, sampai tengah April 2021, tingkat keinginan energi pada jaringan penambangan Bitcoin sudah sentuh 143 terurust-jam. Jumlah itu 4 % semakin tinggi dari keseluruhan listrik yang dibuat Argentina selama setahun 2019.

Adapun, proses penambangan mata uang kripto seperti Bitcoin dilaksanakan lewat jaringan computer yang luas dan memerlukan suplai listrik yang stabil dan besar.

Selama ini, tidak ada peraturan terpisah yang atur emisi dari operasi blockchain seperti penambangan Bitcoin. Hal itu mempunyai potensi merepotkan pemerintahan lakukan pemantauan dan membuat peraturan berkaitan ini.

“Konsumsi listrik dari kegiatan ini akan makin tinggi bersamaan dengan nilai Bitcoin yang tetap naik,” begitu cuplikan laporan itu.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Comment